“Balada Kaki Terlindas Ban Mobil”

Mau tahu rasanya baru bangun tidur lalu kaki terlindas ban mobil untuk beberapa detik? Hmmm, BIKIN LANGSUNG MELEK!
Lalu ibu bertanya, “kena ban ya?”
Aku pun menjawab, “Bukan ๐Ÿ˜Š YA IYALAH BAN! ๐Ÿ˜ฃ
Si ibu menggosok dan memijat kakiku sambil berceletuk, “Kutil!”.
Jawabku, “Bukan, Bu…, gak tau kenapa, mungkin karena anakmu ini hobinya berjalan kaki”.
*begitulah mobil matic*
*musibah berdatangan, semoga tak berkelanjutan*
Sekian… ๐Ÿ˜Š – at Perumahan Bumi Dirgantara Permai

View on Path

Advertisements

Asli gue pngin ngakak sendiri, ditahanin aja. Iseng bgt dah gue, artis abis kelar manggung gue ajakin selfie, namanya aja kagak tau, cr deh ntar di Yousub. Ayo,ada yg lewat depan gue lg gak nih!? ๐Ÿ˜๐Ÿ˜ #Alhamdulillah #Bonus #lagi – at Migliore (๋ฐ€๋ฆฌ์˜ค๋ ˆ)

View on Path

Mengurus Sendiri SPT 2016

Kantor Pajak Pratama Cibeunying, Bandung

Biasanya sih urusan begini kantor yangย handle, tapi kali ini karena ada keperluan penting, saya butuh cepat, sedangkan kalau tunggu kantor yang mengurus, bisa bulan Februari atau Maret. Untungnya mengurusnya gak harus di kantor pajak tertentu, kebetulan ada yang paling dekat dari kantor adalah di Jl. Purnawarman, dekat dengan BEC, yaituย KPP Pratama Bandung Cibeunying. Sebelumnya gue juga pernah mengurus NPWP yang hilang (dicopet bersama dompet), cepet banget, 5 menit kelar! ๐Ÿ˜€

Sebelum ke kantor Pajak, gue udah tanya-tanya dan minta formulir yang dibutuhkan ke bagian keuangan kantor. Menurut info dia, selain formulir itu, gak perlu bawa apa-apa lagi. Sesampainya di kantor pajak, ternyata semua kertas formulir yang gue bawa tidak terpakai sama sekali, padahal dah ribet disiapin fotokopinya segala.

Jadi sekarang semua diarahkan untuk mengurus pajak via online di www.pajak.go.id, ya bagus kalau begitu, kita gak perlu repot dan capek juga, semoga websitenya selalu stabil ya, hehehe. Tapi walau pun bisa mengurus via website, kayaknya sih tetap aja langkah pertama kita harus ke kantor pajak, untuk membuat yang namanya EFIN, semacam kode untuk kita. Tapi gak tau juga ya apakah membuat EFIN ini bisa online juga.

Formulir Aktivasi EFIN
Formulir Aktivasi EFIN

Beruntungnya lagi petugas di bagian “Helpdesk” sangat baik dan membantu, setelah membuat/mengaktifkan EFIN gue, yang juga formulir pembuatan EFIN ini harus disertakan fotokopi KTP dan NPWP (untung bawa, kalau gue nurut aja dengan info keuangan gue, udah pasti “ZONK” tuh!), gue dibantu isi form. Untuk mefotokopi, lokasinya agak jauh dari kantornya, sayang juga kantor ini gak punya layanan fotokopi.

Cara mengisi formulir di website sangat mudah, cuma memang mungkin bagi yang awam akan sedikit bingung, angka yang mana yang harus diisikan di kolom yang mana, hahaha. Tentu saja pertama kali mendaftar dulu, lalu dapat verifikasi via email, singkat cerita mengisi formulir online selesai, dan gak lama gue langsung dapat SPT 2016 yang gue butuhkan via email juga. Mudah! ๐Ÿ˜€

Menyusuri Trotoar Dago

Tadi siang gue menuju ke kantor pajak yang beralamat di Jl. Purnawarman, dekat BEC. Seperti biasa, gue lebih memilih ย berjalan kaki dari kediaman (kantor) gue yang berada di Jl. Piit, dekat Gasibu dan Gedung Sate.

p_20170126_144343

Ternyata kali ini ketika gue sampai di Jl. Ir. H. Juanda, lalu menyusurinya, perjalanan sangat menyenangkan, karena gue dapati proyek trotoar sudah rampung, jalan kaki pun jadi sangat nyaman, dengan rimbunnya pepohonan, angin yang menyegarkan, seakan makin meringankan tiap langkah kaki *halah*.

p_20170126_144458

Tapi apa yang gue bayangkan, gak perlu waktu lama, paling gak terlihat 3 motor memotong jalan menggunakan trotoar, lalu banyak yang bermain skateboard. Kebetulan pas gue jalan pulang, gue berbarengan dengan sekelompok orang, yang kayaknya orang-orang yang terkait proyek trotoar ini, karena mereka sempat melihat dan membahas lantai trotoar yang pecah, dan baru saja gue dilewati bocah-bocah yang bermainย skateboard, ya mungkin pecahnya bukan saat itu, mungkin juga sudah lama, tapi apa yang mengakibatkan bagian yang pecah sedikit itu? ๐Ÿ™‚

p_20170126_144624

Ow ya, ada yang menarik gue juga, selain kursi-kursi yang disediakan, yang paling membuat gue melihat dengan seksama adalah adanya ubin-ubin denganย quote-quote para tokoh dunia, seperti Nelson Mandela, Ir. Soekarno, sampai walikota Bandung sendiri, kang Emil. Di perjalanan pulang gue sempat menikmati duduk lama di salah satu kursi, sambil bekerja viaย smartphone, memang benar-benar nyaman.

 

 

wROCKshop, Workshop Musik Indie Indonesia

Dimulai dari mana, gue juga lupa dapat info ini darimana, sebuah workshop keren banget, dengan bintang tamu performer Endah n Rhesa. Banyak pembicara orang-orang hebat yang sangat berkompeten di bidangnya. Paling tidak, ada 2 musisi yang tak hanya terkenal, tapi juga legenda, yang memancing hasrat gue untuk jauh-jauh menghadiri ajang ini, yaitu Bimbim “Slank” dan Indra “BIP”, ada juga Harry “Koko” Santoso dari Deteksi Production (penggagas Konser 1000 Band). Lokasi workshop pun gak sembarangan, di Hotel Sheraton Grand Gandaria City, berarti yang gue lihat di sini, ini ajang yang sangat bonafide. Hebatnya lagi, baru kali ini pemerintah terlibat dalam pembahasan musik indie di negeri ini.

Akhirnya nekatlah gue berangkat ke Jakarta, karena di hari kerja, hari Rabu tanggal 7 Desember 2016, gue tetap sambil bekerja juga, hehehe. Nekatnya dimulai dari langsung beli tiket kereta api Serayu Pagi, dan Alhamdulillah masih banyak seat kosong. Berangkatlah gue dari kantor jam 11.00 malam, dan kereta berangkat jam 01.00 pagi, sampai di stasiun Jatinegara sekitar jam 04.30, langsung menuju stasiun akhir Kebayoran, dan naik Uber Motor ke lokasi. Disuruh datang jam 07.00, tetap saja gue telat, sekitar 15 menit, tapi tetap donk gue lah peserta pertama yang hadir, hehehe.

Acara dimulai, mungkin jam 9-an. Dibuka dengan penampilan Endah n Rhesa, mereka pun diminta sharing tentang mereka sebagai musisi indie, perjalanan dan proses mereka hingga menjadi seperti sekarang. Lalu dilanjutkan masuk ke sesi pertama, dengan berbagai narasumber, seperti Vidio.com (“Youtube”-nya Indonesia) juga dihadirkan, ada juga dari Be Kraf, yang menekankan tentang musisi indie bisa mendaftarkan karya2nya ke media aplikasi yang mereka buat, yaitu LMKN, dengan mendaftarkan karya kita di sana, karya kita bisa terlindungi, bisa menuntut royalti, dan lain-lain. Tapi yang menarik buat gue di sini adalah ketika mas Koko yang berbicara, karena benar-benar memberi ide, bahkan bisa menjadi solusi buat musisi-musisi indie.

Intinya, workshop ini benar-benar bermanfaat dan menginspirasi, sampai tiba waktunya Indra “BIP” dan Bimbim “Slank” pun berbagi pengalaman, sangat mencerahkan.

Foto dan video lengkap bisa dilihat di album Facebook gue ya, hehehe.

Hasil belanja dadakan kemarin, akhirnya punya dompet jg sejak kehilangan lalu, punya mousepad jg, hehehe

#shopping #superman #mouse #pad #wallet #mousepad #computer #desk #morning #photooftheday #dompet #superhero

View on Path

KLa Project – Passion, Love, Culture

Passion, Love, Culture
Passion, Love, Culture

Passion, Love, Culture adalah tema konser tunggal KLa Project berkonsep etnik, yang menghadirkan dan bereksplorasi dengan bermacam-macam alat musik tradisional, aransemen musik pun menjadi terus segar dengan adanya sentuhan-sentuhan baru di sana-sini. Konser ini akan berlangsung pada tgl. 15 Desember 2016 mendatang di gedung Teater Jakarta – Taman Ismail Marzuki, sebuah gedung khusus pertunjukan yang akhirnya akan menghasilkan pertunjukan yang sangat istimewa dan berkualitas, karena sound yang dihasilkan gedung tersebut sangat maksimal. Konser ini bukan konser BIASA, namun ISTIMEWA, ditampilkan di tempat yang SEMPURNA, tiada DUAnya.

See more photos & videos:
Passion, Love, Culture

Alhamdulillah ya masih bisa tertawa, krn ini emang lucu, kalah deh film Janji Joni-nya Nicholas Saputra ๐Ÿ˜Ž 3/4 hari ini sungguh emejing nan luar biasa ๐Ÿ˜œ

Travel jam 06.45, duit (pinjeman) ktinggalan, untung bs ditransferin tmn, eh travel gue d pom bensin tol ktauan oli bocor, ganti mobil, sopir penggantinya kagak tau jalan, ACnya kagak dingin, jd gk pake AC.
Penumpang cuma 4, lg nyasar gt yg 1 diem aje, ternyata eh trnyata turis dr Hongkong toh, hahaha, apa boleh buat cm bs komunikasinya ma gue, krn gue kan muridnya Jackie Chan ๐Ÿ˜ณ
Akhirnya pake HP dia tracking di Waze, (sinyal Teri & Ind0s@te gue kusut). Isi dlm travel n kjadiannya, udah kyk di film2 thriller ๐Ÿ˜Ž Sepasang laki bini usia senja, 1 orang Hongkong, 1 orang-aring (gue)
Sampai di tujuan, naik Uber motor, drivernya jg gk tau tujuannya, GPS gue lg bro, walhasil ampe sini telat, dan misi pun gagal, kudu balik lg ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ #harusrukyah #amazed #seru #ribet #heboh #cobaan #NovemberRain #NovemberKeblinger

#pathdaily – with myself at PT Astra International Tbk – Head Office

View on Path