Menyusuri Trotoar Dago

Tadi siang gue menuju ke kantor pajak yang beralamat di Jl. Purnawarman, dekat BEC. Seperti biasa, gue lebih memilih  berjalan kaki dari kediaman (kantor) gue yang berada di Jl. Piit, dekat Gasibu dan Gedung Sate.

p_20170126_144343

Ternyata kali ini ketika gue sampai di Jl. Ir. H. Juanda, lalu menyusurinya, perjalanan sangat menyenangkan, karena gue dapati proyek trotoar sudah rampung, jalan kaki pun jadi sangat nyaman, dengan rimbunnya pepohonan, angin yang menyegarkan, seakan makin meringankan tiap langkah kaki *halah*.

p_20170126_144458

Tapi apa yang gue bayangkan, gak perlu waktu lama, paling gak terlihat 3 motor memotong jalan menggunakan trotoar, lalu banyak yang bermain skateboard. Kebetulan pas gue jalan pulang, gue berbarengan dengan sekelompok orang, yang kayaknya orang-orang yang terkait proyek trotoar ini, karena mereka sempat melihat dan membahas lantai trotoar yang pecah, dan baru saja gue dilewati bocah-bocah yang bermain skateboard, ya mungkin pecahnya bukan saat itu, mungkin juga sudah lama, tapi apa yang mengakibatkan bagian yang pecah sedikit itu? 🙂

p_20170126_144624

Ow ya, ada yang menarik gue juga, selain kursi-kursi yang disediakan, yang paling membuat gue melihat dengan seksama adalah adanya ubin-ubin dengan quote-quote para tokoh dunia, seperti Nelson Mandela, Ir. Soekarno, sampai walikota Bandung sendiri, kang Emil. Di perjalanan pulang gue sempat menikmati duduk lama di salah satu kursi, sambil bekerja via smartphone, memang benar-benar nyaman.

 

 

Serba Online – Bayar Denda Tilang Warna Biru

Seperti biasa, tiap pagi gue nonton program Pagi Pagi di Net TV, sangat menghibur, sangat cocok menemani waktu sarapan, tontonan ringan, lucu, dan informatif, semua segmen asik, kecuali satu yang gue kurang suka, pas segmen “surprise”, maklum kurang suka yang drama2 realitas sentimentil gitu, hehehe.

Balik ke topik sesuai judul, pagi ini gue dapat informasi mengenai pembayaran denda tilang dan perpanjang SIM secara online dan aplikasi smartphone untuk perpanjang SIM, ini sangat menarik dan tentu saja membantu juga bermanfaat. Kalau yang bayar tilang dan perpanjang SIM online, itu udah lama kali ya, maklum, Alhamdulillah beberapa tahun belakangan gak pernah kena tilang, bukannya gak pernah sih, manusia kan tempatnya khilaf, dan faktor apes juga, hahahaha, yang pasti kite kan berusaha taat aturan, hehehe.

Pembayaran denda tilang secara online, gue yakin sangatlah membantu, tapi kayaknya belum merata di seluruh Indonesia ya, katanya masih proses, baguslah. Ini sangat membantu sekali, karena orang2 juga punya kesibukan masing2, bukan hal yang mudah untuk meninggalkan kegiatan atau kerjaan untuk menghadiri sidang. Namun dengan sistem online ini bukan berarti gak ada sidang, yang gue tau sidang tetap dilaksanakan, entah sidangnya bener2 sidang atau gimana, tapi yang pasti tetap sesuai jadwal sidang yang ditentukan saat misalnya kita pas kena tilang, lalu hakim memutuskan nilai denda tilang kita.

Surat Tilang Merah dan Biru
Sumber: http://www.kumpulanmisteri.com/2015/07/ini-dia-perbedaan-surat-tilang-biru-dan.html

Makanya kalau dari info yang gue dapet, kita baru bisa melakukan pembayaran tilang secara online, sehari setelah jadwal sidang kita, itu berarti hakim sudah memutuskan dan mengeluarkan nilai denda kita berapa, setelah baru baru deh kita bayar ke bank BRI, yang memang udah kerjasama untuk memfasilitasi ini. Entah dengan bank2 lain, tapi dengan adanya fasilitas Bank Bersama, gak ada masalah lagi mestinya ya mau bayar via ATM apa pun, asal memang Bank itu dah termasuk di ATM Bersama.

*Catatan:
Surat tilang ada 2 jenis, berwarna merah dan biru.
Merah : Untuk pembayaran dengan mengikuti sidang terlebih dahulu.
Biru    : Untuk pembayaran di bank BRI, tanpa mengikuti sidang, secara online.

Itu aja tulisan gue soal bayar denda tilang secara online, karena ikut seneng aja 😀